Wednesday, 26 July 2017

7 akibat apabila minum air sambil berdiri




 
7 akibat apabila minum air sambil berdiri

1.Buah   Pinggang Akan Rosak
2.Mengalami penyakit sendi
3.Merosakkan system penghadaman
4.Perut kembung
5.Haus tidak akan hilang
6.Tidak dapat mencairkan kandungan asid dalam tubuh
7.Ulser dan pedih ulu hati


Jika kita amati sunnah nabi, memang nabi minum duduk kan. Perasan tak? Agak-agak siapa yg suka minum sambil berdiri? Lagipon jika di amati amatlah buruk dan huduh sekali bila nampak seseorang minum tapi tak duduk kan.. Mak tak berkenan. Nampak simple tapi tolonglah ye abang adik kakak atok nenek makcik pakcik sekalian.. minum tu carilah kerusi.. duduk elok-elok dan minum. haaaa senang n mudah kan.. kalau takde kerusi sekali pon duduklah mana2.. atas lantai ke.. tak susah pon..

Islam memanglah agama yang sempurna hanya agama islam yang mengatur semua aspek kehidupan mulai dari kita bangun tidur sampai kita tidur kembali semuanya telah di ataur oleh islam, sungguh tiada keraguan bagi agama ini.

“Alasan mengapa RASULULLAH SAW melarang kita minum sambil berdir” Di antara sebab di larang minum berdiri ialah,

Minum sambil berdiri menyebabkan gangguan pada ginjal dan saluran air kencing. Jika kita sedang kehausan, maka jalan terbaik untuk meredakannya adalah dengan sesegera mungkin meminum air putih. Namun, tahukah kalian, bagaimana cara terbaik untuk minum air itu?

Yang terbaik adalah sambil duduk. Sehaus apapun, usahakan saat meminum air dengan duduk, jangan berdiri. Mengapa? Karena dengan minum sambil duduk, maka banyak energi positif yang akan didapatkan terutama untuk kesehatan. Karena itu, walaupun sangat kehausan, minumlah dengan cara duduk, bukan berdiri.



Berikut ini penjelasan secara medis dan akupunktur, kenapa minum itu dianjurkan duduk. Tubuh manusia memiliki jaringan penyaring (filter). Ada yang menyebutnya filter penyaring itu dengan nama sfringer, yaitu suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada pos-pos penyaringan yang berada di ginjal.

Filter penyaring ini akan terbuka disaat kita duduk, dan tertutup disaat berdiri. Karena itu, kalau minum sambil berdiri, maka air akan langsung masuk hingga ke kantong kemih tanpa proses penyaringan. Ketika langsung menuju kandung kemih, maka terjadi pengendapan disaluran ureter.Bila ini terjadi, maka ini akan menyebabkan gangguan pada ginjal.

Sebaliknya, dengan duduk, maka filter penyaring akan terbuka dan akan berproses di dalam tubuh sebelum disalurkan ke berbagai organ lainnya, lalu diolah lagi hingga masuk ke kantong kemih. Dengan demikian, maka rasa haus yang dirasakan akan segera sirna seusai meminum air putih sambil duduk.